Pada fase ini, terjadi business process re-engineering, sistem sebelumnya dibandingkan dengan best practise pada SAP. Apabila best practise pada SAP tidak sesuai / tidak sama, maka perlu diadakan perubahan pada proses bisnis.
Realization
Pada fase ini mulai dibangun sistem berdasarkan dengan blueprint yang sudah dibuat, seperti melakukan coding untuk merealisasikan bisnis proses baru yang telah dibuat. Kemudian diadakan testing dan pembagian otoritas setiap transaksi.
Ada 3 macam testing :
1. Unit test
Biasanya konsultan melakukan unit test. Dan jika hasilnya belum benar dari kacamata konsultan,maka dilakukan perbaikan konfigurasi.Setelah selesai, maka konsultan akan melangkah ke testing berikutnya bersama team leader, yaitu UAT ( User Acceptance Testing. )
2. User Acceptance test ( UAT)
2. User Acceptance test ( UAT)
Konsultan akan menyediakan tahapan - tahapan / langkah - langkah dalam transaksi menggunakan SAP. User akan menggunakan langkah - langkah tersebut, dan men-tes apakah sudah tepat atau belum dengan kebutuhan user.
3. Integration test
Pada fase ini, dilihat bagaiaman hubungan antar modul - modul yang diimplementasi. Apakah pengaruhnya sudah benar atau belum.
3. Integration test
Pada fase ini, dilihat bagaiaman hubungan antar modul - modul yang diimplementasi. Apakah pengaruhnya sudah benar atau belum.